Selasa, Januari 26, 2010

10 Film paling kacau sejarahnya

1. 10,000 B.C.

Jadi dengan sangat berat hati kami menginformasikan bahwa para mammoth bukanlah alat untuk membuat piramid. Lagian, mammoth nggak hidup di padang pasir. Buat apa rambut tebal kalau harus tinggal di tempat begituan? Dan… jamanitu belum ada piramid, setidaknya sampai 2.500 SM atau lebih.

2. Gladiator

Kaisar Commodus sama sekali bukan sister-complex seperti yang digambarkan dalam film. Alkoholik yang kejam, benar juga sih, tapi enggak secengeng itu. Dia bahkan mampu memerintah lebih dari satu dekade dan bukan hanya beberapa bulan aja. Dia juga nggak membunuh ayahnya sendiri, Marcus Aurelius, yang aslinya wafat karena penyakit cacar. Dan terakhir, alih-alih dibunuh di arena gladiator, Commodus sebenarnya dieksekusi di kamar mandinya sendiri.

3. 300

Walaupun film ini mengambil latar berdasarkan kejadian nyata, yaitu Battle of Thermopylae, film ini kebablasan dalam berkreasi dengan stylenya. Yang paling kelihatan adalah si Raja Persia Xerxes nggak setinggi 8 kaki seperti yang digambarkan oleh Cirque du Soleil. Lalu konsul di Sparta hanya boleh diikuti oleh orang yang berusia 60 tahun lebih, dan nggak ada satupun orang seperti Theron yang diperankan oleh Dominic West yang berusia 37 tahun. Dan para pejuang Sparta pergi ke medan perang dengan menggunakan baju besi, bukan hanya celana dalam seksi dari kulit.

4. The Last Samurai

Orang jepang di akhir abad 19 tidak menggunakan tenaga dari luar negeri untuk memodernisasikan militer mereka. Kalaupun iya, kebanyakan adalah orang Perancis, bukan Amerika. Karakter Ken Watanabe diambil dari orang bernama Saigo Takamori yang mati karena melakukan bunuh diri, atau “seppuku,” karena menderita kekalahan dan bukannya mati karena dibredel peluru. Lagian, diragukan sekali bahwa seorang veteran perang pemabuk berusia 40-an, bisa menguasai sumpit dan pedang samurai seahli itu.

5. Apocalypto

Film ini telah berhasil membuat pusing departemen Antropologi. Memang benar suku Maya mengorbankan manusia untuk upacara, tapi bukan untuk Kulkulkan, si dewa matahari, dan hanya petinggi-petinggi yang diambil dalam perang saja yang dibunuh. Para penginvasi yang datang pada akhir film seperti pahlawan kesiangan aja, karena 90 % dari penduduk Amerika asli meninggal karena cacar yang ditularkan dari babi Spanyol yang terinfeksi.

6. Memoirs of a Geisha

Kedewasaan geisha, atau “mizuage,” hanyalah sebuah perubahan penampilan, dimana ia merubah tata rambut dan pakaiannya. Proses ini tidak melibatkan geisha jadi lebih intim dengan pelanggannya. Dalam sebuah adegan klimaks dimana Sayuri menyuguhkan tarian megah pada para penonton, settingnya, seperti sepatu berhak, salju buatan, dan lampu-lampu aneh, lebih kelihatan seperti Sutudio 54 daripada Kyoto sebelum masa perang.

7. Braveheart

Mari lupakan sejenak bahwa kilt(semacam rok tradisional Skotlandia) belum digunakan sampai kira-kira 300 tahun setelah William Wallace. Menurut film ini, pesona dari mata biru Wallace saat perang Falkirk sangat powerful, dia berselingkuh dengan istri raja Edward II, yaitu Isabella dari Perancis, dan menghasilkan Edward II dari hubungan itu. Tapi berdasarkan buku-buku sejarah, Isabella baru berumur 3 tahun pada saar perang terjadi, dan Edward II baru lahir 7 tahun setelah kematian Wallace.

8. Elizabeth : The Golden Age

Pada 1585, menurut settingan film ini, Ratu Elizabeth berusia 52 tahun(Cate Blanchett baru berumur 36 pada waktu bermain film ini) dan ia tidak dilamar oleh orang sepeti Ivan the Terrible (yang sudah mati pada jaman itu). Dan walaupun dalam film dia digambarkan sedang menggiring tentaranya ke Tilbury dengan menunggang kuda putih dan dilengkapi dengan baju besi lengkap dengan pedangnya, pada kenyataannya sang Ratu hanya bisa menunggang dengan posisi menyamping dan membawa tongkat kecil. Dia lebih seperti mayoret daripada menyerupai image Joan of Arc.

9. The Patriot

Figur perang revolusi Francis Marion, peran dari Mel Gibson, bukanlah orang yang berpikiran jauh ke depan demi keluarganya seperti yang digambarkan dalam film. Dia adalah pemilik budak yang tidak menikah (dengan sepupunya) sampai perang usai. Para ahli sejarah juga mengatakan bahwa ia sering membunuh Indian Cherokee. Ditambah lagi, di perang Guilford Court House, dia berhasil membunuh musuh bebuyutannya dari Inggris? Yang bener aja, bangsa Amerika sebenarnya kalah dalam perang itu.

10. 2001: A Space Odyssey

Menurut film ini, pada tahun 2001 manusia sudah berhasil melakukan perjalanan ke Jupiter, debat kecerdasan dengan computer, dan lompatan kuantum di evolusi manusia. Alih-alih, kita malah dapat Stasiun Luar Angkasa MIR jatuh dari langit, Windows XP, dan Freddy Got Fingered. Kelihatannya pelajaran yang kita dapat dari sini adalah kadangkala jauh lebih baik kalau semua hal di film itu benar-benar tidak terjadi.

Senin, Januari 25, 2010

Perbedaan Cowok & Cewek di kamar mandi

http://h.imagehost.org/0413/BATHROOM-2.jpg

5 Cara paling ekstrim dalam melamar kekasih

Jika menjalani suatu hubungan yang serius selama pacaran, tentu tujuan akhirnya adalah menikah. Sebelum melakukan pernikahan biasanya ada prosesi lamaran yang mempertemukan orang tua kedua belah pihak atau menyewa sebuah kafe mahal dengan temaram lampu sambil mengejutkan sang pacar dengan sebuah cincin. Bentuk lamaran seperti ini sudah umum terjadi. Nah, ternyata ada segelintir orang yang memiliki ide yang menakjubkan dan terkadang terkesan nekat untuk melamar sang pacar. Demi cinta, apapun dilakukan.

1. Melamar di Grafitasi Nol

Alex, seorang arsitek dari Manhattan, melamar tunangannya, Graciela, di ketinggian ribuan kaki di atas tanah saat mengudara di kabin pesawat. Pesawat yang mereka tumpangi merupakan Boeing 727 yang mampu bekerja di ketinggian 24.000 hingga 35.000 kaki di atas permukaan. Tingkat ketinggian seperti ini merupakan tingkat ketinggian yang nyaris tak bergravitasi alias gravitasi nol! Wihh...hebat ya? Sempat ada kendala saat Alex berusaha memasangkan cincin kepada tunangannya itu karena sangat sulit mengatur pergerakan di kondisi tanpa gravitasi. Namun, semua bisa terlewati dengan lancar. Lamaran pun berakhir bahagia karena akhirnya mereka menikah dan berencana merayakan ulang tahun pernikahan ke tiga belas di lintasan orbit. Wow! Manusia memang selalu tidak pernah puas ya? Inilah bukti bahwa cinta mengalahkan segalanya. Love is in the air.

2. Menerobos Api Demi Sang Pacar

Cinta itu membara sebesar api yang menggelora. Inilah yang dirasakan oleh Eric Todd. Tapi, api yang dimaksud bukanlah api cinta melainkan api sesungguhnya. Yup! Eric Todd merupakan seorang stuntman terkenal yang sering melakukan adegan berbahaya. Profesinya ini ternyata cukup membantu ketika ia memutuskan untuk melamar pacarnya dengan cara menerobos api sebelum berlutut mengutarakan “Will you marry me?” dan memakaikan sebuah cincin di jemari sang pacar. Todd melakukan aksinya di sebuah kolam renang di saat seluruh keluarga berkumpul merayakan hari kemerdekaan Amerika Serikat. Seluruh keluarga terkejut melihat tiba-tiba ada satu sosok berjalan di dekat kolam renang menuju ke arah mereka. Itulah aksi nekat Todd yang untungnya berkahir dengan bahagia. Pacar Todd speechles tapi langsung mengiyakan ajaklan Todd.

3. Skydiving Proposal

Proses lamaran adalah satu fase yang teramat penting dalam mengembangkan suatu hubungan. Oleh karena itu, setiap pria selalu menginginkan momen yang unik dan tak terlupakan untuk meminang sang pujaan hati ke pelaminan. Inilah yang dilakukan oleh Mateo Martinez. Ia dengan nekatnya melamar sang pacar di ketinggian 20.000 di atas kaki. Proses ini terjadi saat ia dan sang pacar sedang melakukan olahraga skydiving. Begitu mereka terjun dari pesawat yang membawanya, Martinez langsung mengeluarkan ajakan untuk menikah. Sang pacar pun terkejut-kejut tak terkira di atas udara saat bersama-sama melakukan olahraga diving ini. Cincin pun langsung dipasangkan Martinez ke jemari sang pacar begitu mereka mendarat di permukaan. Inilah moment yang tidak terlupakan bagi Martinez dan pasangannya dan awal bagi kebahagiaan mereka.

4. Beli Iklan di TV Buat Lamaran

Seorang marketer bernama Rand telah berpacaran dengan Geraldine selama lima tahun. Di tahun kelimanya ini, Rand ingin melamar Geraldine dengan suatu bentuk lamaran yang unik, memorable, dan orisinal. Sebagai penggemar berat NFL, Rand memutuskan untuk memasang iklan lamaran di Superbowl Commercial. Mau tau berapa harga iklan tersebut? $2.5 juta dollar! Rand pun mencari station TV yang mau menyiarkan iklannya tersebut sampai akhirnya program acara favorit Geraldine, Veronica Mars mau mensponsori iklan lamarannya tersebut. Dan begitu iklannya ini disiarkan, sang pacar pun langsung terpana dan mengiyakan ajakan Rand untuk menikah. Usaha Rand yang super heboh ini sempat diliput oleh Entertainment Tonight, MSNBC, Good Morning America, dan Fox News. Semua khalayak memberikan dukungan kepada Rand.

5. Lamaran di Teater

Memang kalau sudah jatuh cinta, orang bisa saja berbuat nekat dan tiba-tiba jadi super niat dalam melakukan suatu hal. Inilah yang terjadi pada Gennady Zaleskiy, 38, yang rela mengeluarkan uang sebesar £10,000 hanya untuk mendapatkan sebuah peran utama dalam satu pementasan drama. Ia juga mengatur semua posisi duduk penonton agar sang pacar bersama teman-temannya berada pada posisi yang paling strategis yang bisa melihat aksinya bermain teater dengan jelas. Penampilan Gennady malam itu juga tidak diketahui oleh sang kekasih karena ia memang sengaja merahasiakan dan menutupi mukanya dengan topeng. Tapi, ternyata Gennady tidak bermain habis dari awal sampai akhir karena di tengah permainan drama yang berjudul “The Romantics” ini, ia justru sengaja menurunkan topengnya sambil berujar "No, the woman I love is called Victoria and she is in the sixth row. Will you marry me Victoria?" Sontak seluruh penonton pun bergemuruh dan Victoria pun hanya bisa terperangah dan akhirnya mengiyakan.


Well, inilah bukti betapa kuatnya cinta berpengaruh pada seseorang hingga mau merelakan apa saja demi membuat sebuah proposal untuk menikah yang tidak akan pernah terlupakan. Mungkin Anda tertarik untuk mengikutinya? Atau memiliki ide lain yang lebih gila? Itu semua sah-sah saja demi membuat suatu momen yang tak terlupakan.